| Perkembangan Vegetatif Buatan pada Tumbuhan Beserta Contohnya | |
| Perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cangkok adalah menumbuhkan akar tumbuh dari batang tanaman yang dicangkok. | |
|
http://ikeyuniarty.blogspot.com/2018/05/foto-pantai.html
Kamis, 06 Agustus 2020
Sabtu, 21 Juli 2018
RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Madrasah : MIS TALLE - TALLE
Kelas / Semester : VI (Enam) / 1
Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran : 1
Alokasi Waktu : 1 Hari
Hari / Tgl Pelaksanaan: Senin / 16 Juli 2018
A. KOMPETENSI INTI (KI)
KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR (KD)
Bahasa Indonesia
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 3.1Menyimpulkan informasi berdasarkan teks laporan hasil pengamatan yang didengar dan dibaca. 3.1.1 Menemukan ide pokok dan informasi penting serta menyajikannya dalam bentuk diagram.
2 4.1Menyajikan simpulan secara lisan dan tulis dari teks laporan hasil pengamatan atau wawancara yangdiperkuat oleh bukti. 4.1.1Mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci menjadi sebuah tulisan.
IPS
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN. 3.1.1 Menyebutkan kehidupan sosial budaya dari dua negara ASEAN terkait kondisi geografisnya
2 4.1 Menyajikan hasil identifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, dan politik di wilayah ASEAN. 4.1.1Menulis laporan tentang perbedaan sosial budaya dari dua negara terkait kondisi geografisnya
IPA
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 3.1Membandingkan cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan 3.1.1Mengidentifikasi perkembangbiakan generatif melalui gambar yang dibuatnya dan manfaatnya
2 4.1Menyajikan karya tentang perkembangangbiakan tumbuhan. 4.1.1 Melaporkan perkembangbiakan generatif melalui tabel dan manfaatnya
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca teks tentang perkembangbiakan jagung, siswa mampu menemukan ide pokok dan informasi penting serta menyajikannya dalam bentuk diagram.
2. Setelah menemukan ide pokok dari bacaan, siswa mampu mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci menjadi sebuah tulisan.
3. Setelah mengamati bunga, siswa mampu mengidentifikasi perkembangbiakan generatif melalui gambar yang dibuatnya dan manfaatnya dengan benar.
4. Setelah berdiskusi, siswa mampu melaporkan perkembangbiakan generatif melalui tabel dan manfaatnya dengan benar.
5. Setelah membaca teks tentang ASEAN dan kehidupan sosial budayanya, siswa mampu menyebutkan kehidupan sosial budaya dari dua negara ASEAN terkait kondisi geografisnya dengan benar.
6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menulis laporan tentang perbedaan sosial budaya dari dua negara terkait kondisi geografisnya dengan benar melalui diagram Venn.
Karakter siswa yang diharapkan : Religius
Nasionalis
Mandiri
Gotong Royong
Integritas
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
Pendahuluan Guru memberikan salam dan mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing. Religius
Menyanyikan lagu “Indonesia Raya” bersama-sama. dilanjutkan lagu Nasional “Tanah Airku”. Nasionalis
Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
Pembiasaan Membaca 15 menit. Literasi
Menginformasikan tema yang akan dibelajarkan yaitu tentang ”Selamatkan Makhluk Hidup”. Nasionalis
Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengomunikasikan dan menyimpulkan. Communication 10 menit
Inti Guru membawa salah satu jenis tumbuhan yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Misalnya : singkong, ubi jalar, padi, atau yang lainnya.
Guru mengajukan pertanyaan, misalnya:
• Apa yang kalian ketahui tentang tanaman ini?
• Apa manfaatnya dalam kehidupanmu?
• Apa yang ingin kalian ketahui tentang tumbuhan sebagai sumber makanan?’
Guru kemudian menuliskan jawaban siswa di papan tulis dan menyampaikan bahwa mereka akan belajar tentang tumbuhan dan manusia. Communication
Guru mengajak siswa ke luar kelas untuk mengamati lingkungan dan mendiskusikan tumbuhan sebagai sahabat manusia. Siswa dapat menyampaikan manfaat tumbuhan atau interaksi mereka dengan tumbuhan. Creativity and Innovation
Siswa diminta untuk mengamati gambar yang ada pada buku pelajaran. Guru memberi waktu sekitar tiga menit.
Setiap siswa kemudian menulis pertanyaan dan menukarkannya dengan teman di sebelah, menjawabnya, dan mendiskusikan jawabannya. Collaboration
Guru membimbing diskusi, berjalan berkeliling dari kelompok satu ke kelompok lain untuk memastikan bahwa setiap anggota berpartisipasi aktif.
Guru melakukan penilaian terhadap satu kelompok saat mereka berdiskusi. Saat menilai, guru menggunakan rubrik. Siswa yang belum dinilai pada kesempatan ini dapat dinilai saat mereka melakukan diskusi di kesempatan lain. Rubrik dapat dilihat di halaman penilaian. Collaboration
Guru mengajak satu atau dua siswa untuk menyampaikan hasil diskusinya, lalu memberi penguatan kepada seluruh siswa mengenai jawaban yang diharapkan. Guru dapat memberi kesempatan kepada seluruh siswa untuk memberikan komentar dari jawaban yang ada. Guru tidak menjawab langsung, namun memberi kesempatan kepada siswa lain untuk mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan oleh temannya. Guru dapat menguatkan jawaban-jawaban yang ada. Creativity and Innovation
Jawaban yang diharapkan adalah sebagai berikut.
1. Hewan dan manusia memperoleh manfaat dari tumbuhan.
2. Manfaat tumbuhan bagi manusia, antara lain:
• Sumber energi bagi manusia.
• Sumber vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh.
• Sumber oksigen untuk bernapas.
• Pengikat air tanah.
• Peneduh dan memperindah kehidupan di bumi.
3. Manfaat tumbuhan bagi hewan, yaitu sebagai sumber energi bagi hewan.
4. Tumbuhan merupakan sumber bagi kehidupan manusia dan hewan. Tumbuhan adalah produsen penghasil cadangan makanan dan sumber oksigen untuk bernapas dan melindungi bumi dari sengatan sinar matahari.
5. Beberapa hal yang akan terjadi jika tidak ada tumbuhan adalah manusia dan hewan tidak memiliki sumber makanan dan bumi akan gersang sehingga kehidupan akan berakhir.
Siswa melanjutkan kegiatan dengan membaca teks tentang tanaman jagung dalam hati. Mandiri
Bagaimana Jagung Berkembang Biak?
Jagung merupakan salah satu
tanaman yang dijadikan bahan
makanan pokok di berbagai
tempat, juga di Indonesia.
Contohnya, penduduk Pulau
Madura menjadikan jagung sebagai
makanan pokoknya. Jagung
merupakan salah satu tanaman
penghasil karbohidrat yang sangat diperlukan oleh tubuh.
Seorang petani jagung, memulai pembiakan tanamannya dengan menanam biji jagung. Setelah tiga sampai empat hari bakal tanaman akan muncul di permukaan tanah. Tanaman jagung akan terus tumbuh menjadi besar. Tiga hingga tiga setengah bulan, buah jagung dapat dipanen oleh petani. Buah jagung yang berbentuk seperti tongkol pada mulanya berupa sekuntum bunga.
Bunga jagung memiliki helai-helai rambut halus pada bagian ujungnya. Pada helai rambut tersebut terdapat tepung sari. Tepung sari akan terbang terbawa angin ketika angin bertiup. Tepung sari
yang terbawa angin, sebagian akan jatuh di kepala putik yang terletak di bagian bawah bunga pada pohon jagung yang lain. Ketika itulah terjadi pembuahan.
Bunga jagung tersebut terus berkembang hingga menjadi buah jagung. Perkembangan itulah yang dapat diamati dari waktu ke waktu. Buah jagung akan siap dipanen ketika rambut jagung sudah berwarna kecokelatan dan bagian tongkolnya sudah mengering. Apabila buah jagung tersebut dikupas akan memperlihatkan biji jagung yang kekuningan. Bagian yang dimakan oleh manusia adalah biji jagung.
Petani jagung harus menanam kembali sebagian biji jagung dari hasil supaya jagung selalu tersedia sebagai bahan makanan manusia.
panen. Biji jagung yang tua dapat ditanam kembali. Dari sinilah akan dimulai lagi perkembangbiakan jagung.
Oleh: Nuniek
Setiap siswa mengisi diagram berdasarkan bacaan.
Siswa kemudian mendiskusikan diagramnya dengan teman kelompoknya dan memperbaiki jawabannya apabila perlu. Berdasarkan jawaban tersebut, setiap siswa kemudian mengembangkan isi diagram dengan menggunakan kosakata baku. Collaboration
Guru menyampaikan daftar periksa penilaian kepada siswa. Communication
Diagram Venn dinilai dengan menggunakan daftar periksa yang terdapat di halaman penilaian.
Siswa mengamati gambar bagian-bagian reproduksi pada bunga dan membaca proses perkembangbiakan generatif.
Siswa mengamati proses perkembangbiakan generatif dan manfaat dari perkembangbiakan generatif.
Siswa mengamati bagian–bagian bunga sempurna berikut.
Siswa mencari informasi dari berbagai sumber mengenai proses perkembangbiakan generatif tumbuhan.
1. Perkembangbiakan generatif (secara kawin) dilakukan melalui proses penyerbukan dan pembuahan.
2. Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan diawali dengan penyerbukan, yaitu melekatnya atau jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.
3. Setelah terjadi penyerbukan, pada serbuk sari tumbuh buluh serbuk sari yang menuju ke ruang bakal biji. Kemudian serbuk sari akan masuk ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari.
4. Di dalam ruang bakal biji terjadi pembuahan, yaitu peleburan serbuk sari (sel kelamin jantan atau spermatozoid) dengan kepala putik (sel kelamin betina atau sel telur).
5. Hasil dari pembuahan adalah zigot.
6. Zigot berkembang menjadi lembaga, bakal biji berkembang menjadi biji dan bakal buah, kemudian bakal buah berkembang menjadi daging buah.
7. Lembaga yang berada di dalam biji merupakan calon tumbuhan baru.
Siswa mendiskusikan hasilnya dengan kelompoknya. Collaboration
Siswa mencari bunga di lingkungan sekolah dan mengamati bagian-bagiannya. Siswa kemudian menggambar bagian-bagian bunga tersebut.
Siswa membandingkan hasil gambarnya dengan gambar teman yang lain.
untuk mencari persamaan dan perbedaannya. Jika terdapat perbedaan, siswa diminta menjelaskan perbedaan tersebut.
Siswa kemudian menulis manfaat dari perkembangbiakan generatif dan menyerahkannya kepada guru. Critical Thinking and Problem Solving
Guru mensosialisasikan daftar periksa kepada siswa.
Diagram Venn dinilai dengan menggunakan daftar periksa yang terdapat di halaman belakang.
Setelah siswa membaca teks tentang bunga yang hidup di negara ASEAN, guru dan siswa membahasnya sebentar. Kemudian siswa membaca fakta tentang ASEAN. Guru memberi waktu sekitar tiga menit.
Dalam kelompoknya, setiap siswa diminta untuk menyampaikan kondisi geografis negara ASEAN dan kehidupan sosial budayanya. Siswa kemudian diminta untuk menyampaikan bunga yang menjadi bunga nasional di negara ASEAN. Collaboration
Guru memberikan penguatan tentang kehidupan sosial budaya Negara ASEAN.
Guru meminta siswa memilih dua negara ASEAN yang mereka minati untuk ditulis. Guru menyampaikan bahwa setelah mereka belajar tentang negara ASEAN, semua siswa harus menulis informasi tentang kedua negara tersebut secara lengkap. Mereka akan mencari informasi secara bertahap. Creativity and Innovation
Pada pertemuan ini siswa hanya membandingkan kehidupan social budaya dari dua negara. Mereka dapat memasukkan informasi tentang bunga di dalam diagram Venn (nama bunga, nama sebutan bunga, kapan dimanfaatkan, di mana tumbuh, dll).
Diagram Venn dinilai dengan menggunakan daftar periksa yang terdapat di halaman penilaian.
Siswa melakukan refleks dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa.
Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di Buku Guru. 150 menit
Penutup Bersama-sama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari Integritas
Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi)
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya tentang pembelajaran yang telah diikuti.
Melakukan penilaian hasil belajar
Menyanyikan lagu daerah “Ampar-Ampar Pisang”
Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) Religius 15 menit
E. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN
Buku Pedoman Guru Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Buku Siswa Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Tumbuhan.
Mengetahui
Kepala MIS TALLE - TALLE
RIDHWAN ,S.Pd.I,M.Pd
NIP. 197702052000031002 Topanda , 16 juli 2018
Guru Kelas VI
IKE YUNIARTY ,S.Pd
LAMPIRAN 1
F. MATERI PEMBELAJARAN
Menemukan informasi dan ide pokok dari teks laporan dan mengisi peta pikiran yang sediakan. Mengembangkan informasi dan ide pokok dalam bentuk tulisan.
Mengamati tanaman dengan perkembangbiakan generative dan manfaatnya.
Menemukan persamaan dan perbedaan karakteristik dua Negara ASEAN terkait kondisi sosial budaya
G. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Saintifik
Metode : Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan dan ceramah
LAMPIRAN 2
H. Penilaian
Penilaian Sikap
No Nama Perubanan tingkah laku
Santun Peduli Tanggung Jawab
K C B SB K C B SB K C B SB
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Fery
2 Ramadanil
3 Saldi
4 Irwan Akbar
5 Ahmad
6 Luppi
7 Randi
8 Humrah
9 Nayla
10 Humrah
Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4
Penilaian
1. Diskusi
Saat berdiskusi, siswa dinilai dengan rubric
Catatan: Centang (√) pada bagian yang memenuhi criteria
Total Nilai Siswa
Penilaian (penskoran): X10
Total Nilai Maksimal
2+3+1 6
Contoh: = X10 = 5
12 12
2. Bahasa Indonesia
Tulisan siswa dinilai dengan menggunakan daftar periksa.
3. IPS
Tugas dinilai dengan daftar periksa
4. IPA
Tabel dan tulisan dinilai dengan daftar periksa
5. Catatan Anekdot untuk mencatat sikap (peduli)
(contoh terlampir di bagian lampiran Buku Guru)
Pengayaan
Mintalah siswa untuk membawa tanaman bunga yang berbeda dan memperlihatkannya kepada temannya untuk didiskusikan cara perkembangbiakannya.
Siswa dapat membawa tanaman keesokan hari setelah mereka belajar tentang perkembangbiakan tumbuhan.
Remedial
• Siswa yang belum memahami cara perkembangbiakan tumbuhan dapat mendiskusikannya dengan guru dengan mengamati kembali tanaman yang ada di sekitar.
• Guru membantu siswa untuk menyebutkan bagian bunga dan cara penyerbukannya.
Kerjasama dengan Orang Tua
• Siswa diminta memperhatikan lingkungan umahnya dan memperhatikan apakah ada tanaman yang berkembang biak secara generatif.
• Siswa diminta menyampaikan hasilnya kepada guru dan teman di sekolah.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Madrasah : MIS TALLE - TALLE
Kelas / Semester : VI (Enam) / 1
Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran : 2
Alokasi Waktu : 1 Hari
Hari / Tgl Pelaksanaan: Selasa / 17 Juli 2018
A. KOMPETENSI INTI (KI)
KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya ) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak muli
B. KOMPETENSI DASAR (KD)
PPKn
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilainilai Pancasila secara utuh sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari . 1.1.1Memahami tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
2 2.1 Bersikap penuh tanggung jawab sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 2.1.1 Melakukan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
3 3.1 Menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehdupan sehari-hari 3.1.1Menemukan tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
4 4.1Menyajikan hasil analisis pelaksanaan nilai-nilaiPancasila dalam kehidupan sehari-hari. 4.1.1 Menerapkan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
SBdP
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 3.4 Memahami patung. 3.4.1 Menyebutkan berbagai patung dan cara pembuatannya serta keterampilan yang dibutuhkan.
2 4.4 Membuat patung. 4.4.1 Membuat model patung
C. TUJUAN PEMEBALAJARAN
1. Setelah mendiskusikan cerita, siswa mampu menemukan tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
2. Setelah berdiskusi, siswa mampu menerapkan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
3. Setelah mengamati berbagai contoh patung Nusantara, siswa mampu menyebutkan berbagai patung dan cara pembuatannya serta keterampilan yang dibutuhkan.
4. Dengan menggunakan bahan tanah liat, lilin malam, atau adonan plastisin, siswa mampu membuat model patung.
Karakter siswa yang diharapkan : Religius
Nasionalis
Mandiri
Gotong Royong
Integritas
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
Pendahuluan Guru memberikan salam dan mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing. Religius
Menyanyikan lagu “Indonesia Raya” bersama-sama. dilanjutkan lagu Nasional “Bagimu Negeri (Padamu Negeri)”. Nasionalis
Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
Pembiasaan Membaca 15 menit. Literasi
Menginformasikan tema yang akan dibelajarkan yaitu tentang ”Selamatkan Makhluk Hidup”. Nasionalis
Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengomunikasikan dan menyimpulkan. Communication 10 menit
Inti Di akhir kegiatan, guru bersama siswa mendiskusikan kembali pengamalan nilai Pancasila. Nasionalis
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai berikut.
1. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Toleransi, penghormatan kepada agama atau kepercayaan lain
3. Kerukunan antarumat beragama
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Kemanusian yang adil dan beradab” sebagai berikut.
1. Persamaan derajat
2. Menghargai hak asasi manusia
3. Solidaritas setia kawan antarsesama manusia
4. Perdamaian
Siswa melanjutkan kegiatan dengan mengamati gambar dan mencocokkannya dengan nilai-nilai yang diminta. Guru memberi waktu sekitar 2 menit dan mendiskusikannya. Satu orang siswa bisa menyampaikan hasilnya dan guru dapat memberi penguatan. Communication
Siswa secara individu harus menemukan contoh pengamalan sila kesatu dan kedua dalam kehidupan sehari-hari dan penerapannya. Mandiri
Guru menerangkan daftar periksa yang akan digunakan dalam penilaian.
Tulisan siswa dinilai dengan daftar periksa yang terdapat di halaman penilaian.
Guru menyampaikan bahwa hasil karya seni rupa dari gerabah dibuat dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah patung Nusantara dari tanah liat. Patung-patung tersebut sangat diminati, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Communication
Siswa mengamati kerajinan patung tanah liat Nusantara dari Kasongan, Yogyakarta.
Siswa mendiskusikan pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa. Guru berkeliling untuk memastikan bahwa semua siswa aktif.
Proses Pembuatan Patung Nusantara dari Tanah Liat
Pembuatan patung tanah liat dapat dilakukan dengan teknik cetak tekan maupun ukir. Untuk teknik cetak tekan dan ukir, sebaiknya menggunakan tanah liat plastis. Jangan menggunakan tanah yang terlalu lembek karena akan menyulitkan untuk memperoleh bentuk yang tepat, rapi, dan jelas.
Tanah liat yang terlalu lembek akan lengket pada cetakan gips sehingga sulit diangkat dari cetakan dan sulit untuk diukir.
Setelah mengamati berbagai patung Nusantara dari tanah liat, siswa membuat patung dari tanah liat yang disesuaikan dengan budaya daerah mereka masing-masing. Mandiri
Sebelum membuat patung, siswa ditugaskan memperhatikan hal-hal berikut.
Untuk membuat patung Nusantara, siswa dapat menggunakan tanah liat yang ditemukan di sekitar tempat tinggal mereka. Jika di sekitar siswa tidak terdapat tanah liat, siswa bisa membuat sendiri adonan dari tepung dengan langkah-langkah sebagai berikut.
Cara Membuat Adonan Platisin
Bahan-bahan:
• 2 cangkir terigu
• ½ cangkir garam
• 2 sendok makan minyak sayur
• 1 ½ cangkir air hangat
• Pewarna makanan Cara membuat:
1. Campurkan terigu, garam dan minyak sayur dalam wadah.
2. Masukkan air hangat secara bertahap hingga adonan menjadi liat, tidak lembek.
3. Gulung dan remas-remas adonan hingga bercampur dengan sempurna.
4. Bagi adonan menjadi beberapa bagian. Buatlah lubang di tengahnya dan teteskan pewarna makanan. Kemudian gulung-gulung adonan hingga warna tercampur warna.
Siswa mencoba membuat bentuk model dengan menggunakan bahan. Kegiatan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih agar terbiasa dengan bahan dan dengan kelenturan tangan.
Kegiatan siswa dicatat dengan menggunakan catatan anekdot.
Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa.
Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru. 150 menit
Penutup Bersama-sama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari Integritas
Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi)
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya tentang pembelajaran yang telah diikuti.
Melakukan penilaian hasil belajar
Menyanyikan lagu daerah “Anak Kambing Saya”
Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) Religius 15 menit
E. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN
Buku Pedoman Guru Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Buku Siswa Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Kertas HVS
Tanah liat/lilin malam/bahan untuk membuat plastisin (terigu, garam, air, minyak sayur)
Patung Nusantara (apabila ada)
Mengetahui
Kepala MIS TALLE - TALLE
RIDHWAN ,S.Pd.I,M.Pd
NIP. 197702052000031002 Topanda , 16 juli 2018
Guru Kelas VI
IKE YUNIARTY ,S.Pd
LAMPIRAN 1
F. MATERI
Mengidentifikasi sikap yang mencerminkan sila ke-1 dan ke-2 serta menyebutkan langkah perbaikan atas sikap yang belum mencerminkan sikap dari kedua sila.
Mendiskusikan patung nusantara, membuat adonan mainan, dan mencobanya untuk membuat bentuk patung.
G. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Saintifik
Metode : Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan dan ceramah
LAMPIRAN 2
H. PENILAIAN
Penilaian Sikap
No Nama Perubanan tingkah laku
Santun Peduli Tanggung Jawab
K C B SB K C B SB K C B SB
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Fery
2 Ramadanil
3 Saldi
4 Irwan Akbar
5 Ahmad
6 Luppi
7 Randi
8 Humrah
9 Nayla
10 Humrah
Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4
Penilaian
1. PPKn
Tulisan siswa dinilai dengan daftar periksa
2. SBdP
catatan Anekdot untuk mencatat proses pengerjaan patung (keterampilan, kemandirian, kreatifitas, kerapian, dan kedisiplinan dalam berkarya).
3. Catatan Anekdot untuk mencatat sikap (peduli)
(Contoh terlampir di lampiran pada Buku Guru)
Kerja Sama dengan Orang Tua
• Siswa diminta berdiskusi bersama orang tua bagaimana cara menerapkan sila kesatu dan kedua di lingkungan rumah.
• Siswa menyampaikan hasilnya kepada guru.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Madrasah : MIS TALLE - TALLE
Kelas / Semester : VI (Enam) / 1
Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran : 1
Alokasi Waktu : 1 Hari
Hari / Tgl Pelaksanaan: Senin / 16 Juli 2018
A. KOMPETENSI INTI (KI)
KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya.
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. KOMPETENSI DASAR (KD)
Bahasa Indonesia
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 3.1Menyimpulkan informasi berdasarkan teks laporan hasil pengamatan yang didengar dan dibaca. 3.1.1 Menemukan ide pokok dan informasi penting serta menyajikannya dalam bentuk diagram.
2 4.1Menyajikan simpulan secara lisan dan tulis dari teks laporan hasil pengamatan atau wawancara yangdiperkuat oleh bukti. 4.1.1Mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci menjadi sebuah tulisan.
IPS
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN. 3.1.1 Menyebutkan kehidupan sosial budaya dari dua negara ASEAN terkait kondisi geografisnya
2 4.1 Menyajikan hasil identifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, dan politik di wilayah ASEAN. 4.1.1Menulis laporan tentang perbedaan sosial budaya dari dua negara terkait kondisi geografisnya
IPA
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 3.1Membandingkan cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan 3.1.1Mengidentifikasi perkembangbiakan generatif melalui gambar yang dibuatnya dan manfaatnya
2 4.1Menyajikan karya tentang perkembangangbiakan tumbuhan. 4.1.1 Melaporkan perkembangbiakan generatif melalui tabel dan manfaatnya
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah membaca teks tentang perkembangbiakan jagung, siswa mampu menemukan ide pokok dan informasi penting serta menyajikannya dalam bentuk diagram.
2. Setelah menemukan ide pokok dari bacaan, siswa mampu mengembangkannya dengan menggunakan bahasanya sendiri secara rinci menjadi sebuah tulisan.
3. Setelah mengamati bunga, siswa mampu mengidentifikasi perkembangbiakan generatif melalui gambar yang dibuatnya dan manfaatnya dengan benar.
4. Setelah berdiskusi, siswa mampu melaporkan perkembangbiakan generatif melalui tabel dan manfaatnya dengan benar.
5. Setelah membaca teks tentang ASEAN dan kehidupan sosial budayanya, siswa mampu menyebutkan kehidupan sosial budaya dari dua negara ASEAN terkait kondisi geografisnya dengan benar.
6. Setelah berdiskusi, siswa mampu menulis laporan tentang perbedaan sosial budaya dari dua negara terkait kondisi geografisnya dengan benar melalui diagram Venn.
Karakter siswa yang diharapkan : Religius
Nasionalis
Mandiri
Gotong Royong
Integritas
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
Pendahuluan Guru memberikan salam dan mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing. Religius
Menyanyikan lagu “Indonesia Raya” bersama-sama. dilanjutkan lagu Nasional “Tanah Airku”. Nasionalis
Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
Pembiasaan Membaca 15 menit. Literasi
Menginformasikan tema yang akan dibelajarkan yaitu tentang ”Selamatkan Makhluk Hidup”. Nasionalis
Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengomunikasikan dan menyimpulkan. Communication 10 menit
Inti Guru membawa salah satu jenis tumbuhan yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Misalnya : singkong, ubi jalar, padi, atau yang lainnya.
Guru mengajukan pertanyaan, misalnya:
• Apa yang kalian ketahui tentang tanaman ini?
• Apa manfaatnya dalam kehidupanmu?
• Apa yang ingin kalian ketahui tentang tumbuhan sebagai sumber makanan?’
Guru kemudian menuliskan jawaban siswa di papan tulis dan menyampaikan bahwa mereka akan belajar tentang tumbuhan dan manusia. Communication
Guru mengajak siswa ke luar kelas untuk mengamati lingkungan dan mendiskusikan tumbuhan sebagai sahabat manusia. Siswa dapat menyampaikan manfaat tumbuhan atau interaksi mereka dengan tumbuhan. Creativity and Innovation
Siswa diminta untuk mengamati gambar yang ada pada buku pelajaran. Guru memberi waktu sekitar tiga menit.
Setiap siswa kemudian menulis pertanyaan dan menukarkannya dengan teman di sebelah, menjawabnya, dan mendiskusikan jawabannya. Collaboration
Guru membimbing diskusi, berjalan berkeliling dari kelompok satu ke kelompok lain untuk memastikan bahwa setiap anggota berpartisipasi aktif.
Guru melakukan penilaian terhadap satu kelompok saat mereka berdiskusi. Saat menilai, guru menggunakan rubrik. Siswa yang belum dinilai pada kesempatan ini dapat dinilai saat mereka melakukan diskusi di kesempatan lain. Rubrik dapat dilihat di halaman penilaian. Collaboration
Guru mengajak satu atau dua siswa untuk menyampaikan hasil diskusinya, lalu memberi penguatan kepada seluruh siswa mengenai jawaban yang diharapkan. Guru dapat memberi kesempatan kepada seluruh siswa untuk memberikan komentar dari jawaban yang ada. Guru tidak menjawab langsung, namun memberi kesempatan kepada siswa lain untuk mencoba menjawab pertanyaan yang diajukan oleh temannya. Guru dapat menguatkan jawaban-jawaban yang ada. Creativity and Innovation
Jawaban yang diharapkan adalah sebagai berikut.
1. Hewan dan manusia memperoleh manfaat dari tumbuhan.
2. Manfaat tumbuhan bagi manusia, antara lain:
• Sumber energi bagi manusia.
• Sumber vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh.
• Sumber oksigen untuk bernapas.
• Pengikat air tanah.
• Peneduh dan memperindah kehidupan di bumi.
3. Manfaat tumbuhan bagi hewan, yaitu sebagai sumber energi bagi hewan.
4. Tumbuhan merupakan sumber bagi kehidupan manusia dan hewan. Tumbuhan adalah produsen penghasil cadangan makanan dan sumber oksigen untuk bernapas dan melindungi bumi dari sengatan sinar matahari.
5. Beberapa hal yang akan terjadi jika tidak ada tumbuhan adalah manusia dan hewan tidak memiliki sumber makanan dan bumi akan gersang sehingga kehidupan akan berakhir.
Siswa melanjutkan kegiatan dengan membaca teks tentang tanaman jagung dalam hati. Mandiri
Bagaimana Jagung Berkembang Biak?
Jagung merupakan salah satu
tanaman yang dijadikan bahan
makanan pokok di berbagai
tempat, juga di Indonesia.
Contohnya, penduduk Pulau
Madura menjadikan jagung sebagai
makanan pokoknya. Jagung
merupakan salah satu tanaman
penghasil karbohidrat yang sangat diperlukan oleh tubuh.
Seorang petani jagung, memulai pembiakan tanamannya dengan menanam biji jagung. Setelah tiga sampai empat hari bakal tanaman akan muncul di permukaan tanah. Tanaman jagung akan terus tumbuh menjadi besar. Tiga hingga tiga setengah bulan, buah jagung dapat dipanen oleh petani. Buah jagung yang berbentuk seperti tongkol pada mulanya berupa sekuntum bunga.
Bunga jagung memiliki helai-helai rambut halus pada bagian ujungnya. Pada helai rambut tersebut terdapat tepung sari. Tepung sari akan terbang terbawa angin ketika angin bertiup. Tepung sari
yang terbawa angin, sebagian akan jatuh di kepala putik yang terletak di bagian bawah bunga pada pohon jagung yang lain. Ketika itulah terjadi pembuahan.
Bunga jagung tersebut terus berkembang hingga menjadi buah jagung. Perkembangan itulah yang dapat diamati dari waktu ke waktu. Buah jagung akan siap dipanen ketika rambut jagung sudah berwarna kecokelatan dan bagian tongkolnya sudah mengering. Apabila buah jagung tersebut dikupas akan memperlihatkan biji jagung yang kekuningan. Bagian yang dimakan oleh manusia adalah biji jagung.
Petani jagung harus menanam kembali sebagian biji jagung dari hasil supaya jagung selalu tersedia sebagai bahan makanan manusia.
panen. Biji jagung yang tua dapat ditanam kembali. Dari sinilah akan dimulai lagi perkembangbiakan jagung.
Oleh: Nuniek
Setiap siswa mengisi diagram berdasarkan bacaan.
Siswa kemudian mendiskusikan diagramnya dengan teman kelompoknya dan memperbaiki jawabannya apabila perlu. Berdasarkan jawaban tersebut, setiap siswa kemudian mengembangkan isi diagram dengan menggunakan kosakata baku. Collaboration
Guru menyampaikan daftar periksa penilaian kepada siswa. Communication
Diagram Venn dinilai dengan menggunakan daftar periksa yang terdapat di halaman penilaian.
Siswa mengamati gambar bagian-bagian reproduksi pada bunga dan membaca proses perkembangbiakan generatif.
Siswa mengamati proses perkembangbiakan generatif dan manfaat dari perkembangbiakan generatif.
Siswa mengamati bagian–bagian bunga sempurna berikut.
Siswa mencari informasi dari berbagai sumber mengenai proses perkembangbiakan generatif tumbuhan.
1. Perkembangbiakan generatif (secara kawin) dilakukan melalui proses penyerbukan dan pembuahan.
2. Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan diawali dengan penyerbukan, yaitu melekatnya atau jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.
3. Setelah terjadi penyerbukan, pada serbuk sari tumbuh buluh serbuk sari yang menuju ke ruang bakal biji. Kemudian serbuk sari akan masuk ke ruang bakal biji melalui buluh serbuk sari.
4. Di dalam ruang bakal biji terjadi pembuahan, yaitu peleburan serbuk sari (sel kelamin jantan atau spermatozoid) dengan kepala putik (sel kelamin betina atau sel telur).
5. Hasil dari pembuahan adalah zigot.
6. Zigot berkembang menjadi lembaga, bakal biji berkembang menjadi biji dan bakal buah, kemudian bakal buah berkembang menjadi daging buah.
7. Lembaga yang berada di dalam biji merupakan calon tumbuhan baru.
Siswa mendiskusikan hasilnya dengan kelompoknya. Collaboration
Siswa mencari bunga di lingkungan sekolah dan mengamati bagian-bagiannya. Siswa kemudian menggambar bagian-bagian bunga tersebut.
Siswa membandingkan hasil gambarnya dengan gambar teman yang lain.
untuk mencari persamaan dan perbedaannya. Jika terdapat perbedaan, siswa diminta menjelaskan perbedaan tersebut.
Siswa kemudian menulis manfaat dari perkembangbiakan generatif dan menyerahkannya kepada guru. Critical Thinking and Problem Solving
Guru mensosialisasikan daftar periksa kepada siswa.
Diagram Venn dinilai dengan menggunakan daftar periksa yang terdapat di halaman belakang.
Setelah siswa membaca teks tentang bunga yang hidup di negara ASEAN, guru dan siswa membahasnya sebentar. Kemudian siswa membaca fakta tentang ASEAN. Guru memberi waktu sekitar tiga menit.
Dalam kelompoknya, setiap siswa diminta untuk menyampaikan kondisi geografis negara ASEAN dan kehidupan sosial budayanya. Siswa kemudian diminta untuk menyampaikan bunga yang menjadi bunga nasional di negara ASEAN. Collaboration
Guru memberikan penguatan tentang kehidupan sosial budaya Negara ASEAN.
Guru meminta siswa memilih dua negara ASEAN yang mereka minati untuk ditulis. Guru menyampaikan bahwa setelah mereka belajar tentang negara ASEAN, semua siswa harus menulis informasi tentang kedua negara tersebut secara lengkap. Mereka akan mencari informasi secara bertahap. Creativity and Innovation
Pada pertemuan ini siswa hanya membandingkan kehidupan social budaya dari dua negara. Mereka dapat memasukkan informasi tentang bunga di dalam diagram Venn (nama bunga, nama sebutan bunga, kapan dimanfaatkan, di mana tumbuh, dll).
Diagram Venn dinilai dengan menggunakan daftar periksa yang terdapat di halaman penilaian.
Siswa melakukan refleks dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa.
Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran di Buku Guru. 150 menit
Penutup Bersama-sama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari Integritas
Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi)
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya tentang pembelajaran yang telah diikuti.
Melakukan penilaian hasil belajar
Menyanyikan lagu daerah “Ampar-Ampar Pisang”
Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) Religius 15 menit
E. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN
Buku Pedoman Guru Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Buku Siswa Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Tumbuhan.
Mengetahui
Kepala MIS TALLE - TALLE
RIDHWAN ,S.Pd.I,M.Pd
NIP. 197702052000031002 Topanda , 16 juli 2018
Guru Kelas VI
IKE YUNIARTY ,S.Pd
LAMPIRAN 1
F. MATERI PEMBELAJARAN
Menemukan informasi dan ide pokok dari teks laporan dan mengisi peta pikiran yang sediakan. Mengembangkan informasi dan ide pokok dalam bentuk tulisan.
Mengamati tanaman dengan perkembangbiakan generative dan manfaatnya.
Menemukan persamaan dan perbedaan karakteristik dua Negara ASEAN terkait kondisi sosial budaya
G. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Saintifik
Metode : Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan dan ceramah
LAMPIRAN 2
H. Penilaian
Penilaian Sikap
No Nama Perubanan tingkah laku
Santun Peduli Tanggung Jawab
K C B SB K C B SB K C B SB
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Fery
2 Ramadanil
3 Saldi
4 Irwan Akbar
5 Ahmad
6 Luppi
7 Randi
8 Humrah
9 Nayla
10 Humrah
Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4
Penilaian
1. Diskusi
Saat berdiskusi, siswa dinilai dengan rubric
Catatan: Centang (√) pada bagian yang memenuhi criteria
Total Nilai Siswa
Penilaian (penskoran): X10
Total Nilai Maksimal
2+3+1 6
Contoh: = X10 = 5
12 12
2. Bahasa Indonesia
Tulisan siswa dinilai dengan menggunakan daftar periksa.
3. IPS
Tugas dinilai dengan daftar periksa
4. IPA
Tabel dan tulisan dinilai dengan daftar periksa
5. Catatan Anekdot untuk mencatat sikap (peduli)
(contoh terlampir di bagian lampiran Buku Guru)
Pengayaan
Mintalah siswa untuk membawa tanaman bunga yang berbeda dan memperlihatkannya kepada temannya untuk didiskusikan cara perkembangbiakannya.
Siswa dapat membawa tanaman keesokan hari setelah mereka belajar tentang perkembangbiakan tumbuhan.
Remedial
• Siswa yang belum memahami cara perkembangbiakan tumbuhan dapat mendiskusikannya dengan guru dengan mengamati kembali tanaman yang ada di sekitar.
• Guru membantu siswa untuk menyebutkan bagian bunga dan cara penyerbukannya.
Kerjasama dengan Orang Tua
• Siswa diminta memperhatikan lingkungan umahnya dan memperhatikan apakah ada tanaman yang berkembang biak secara generatif.
• Siswa diminta menyampaikan hasilnya kepada guru dan teman di sekolah.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Madrasah : MIS TALLE - TALLE
Kelas / Semester : VI (Enam) / 1
Tema 1 : Selamatkan Makhluk Hidup
Sub Tema 1 : Tumbuhan Sahabatku
Pembelajaran : 2
Alokasi Waktu : 1 Hari
Hari / Tgl Pelaksanaan: Selasa / 17 Juli 2018
A. KOMPETENSI INTI (KI)
KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca dan menanya ) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis, dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan peri-laku anak beriman dan berakhlak muli
B. KOMPETENSI DASAR (KD)
PPKn
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nilainilai Pancasila secara utuh sebagai satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari . 1.1.1Memahami tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
2 2.1 Bersikap penuh tanggung jawab sesuai nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 2.1.1 Melakukan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
3 3.1 Menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehdupan sehari-hari 3.1.1Menemukan tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
4 4.1Menyajikan hasil analisis pelaksanaan nilai-nilaiPancasila dalam kehidupan sehari-hari. 4.1.1 Menerapkan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari
SBdP
NO KOMPETENSI DASAR (KD) INDIKATOR
1 3.4 Memahami patung. 3.4.1 Menyebutkan berbagai patung dan cara pembuatannya serta keterampilan yang dibutuhkan.
2 4.4 Membuat patung. 4.4.1 Membuat model patung
C. TUJUAN PEMEBALAJARAN
1. Setelah mendiskusikan cerita, siswa mampu menemukan tiga contoh pelaksanaan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
2. Setelah berdiskusi, siswa mampu menerapkan dua kegiatan yang sesuai dengan sila kesatu dan kedua dari sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
3. Setelah mengamati berbagai contoh patung Nusantara, siswa mampu menyebutkan berbagai patung dan cara pembuatannya serta keterampilan yang dibutuhkan.
4. Dengan menggunakan bahan tanah liat, lilin malam, atau adonan plastisin, siswa mampu membuat model patung.
Karakter siswa yang diharapkan : Religius
Nasionalis
Mandiri
Gotong Royong
Integritas
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
Pendahuluan Guru memberikan salam dan mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing. Religius
Menyanyikan lagu “Indonesia Raya” bersama-sama. dilanjutkan lagu Nasional “Bagimu Negeri (Padamu Negeri)”. Nasionalis
Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
Pembiasaan Membaca 15 menit. Literasi
Menginformasikan tema yang akan dibelajarkan yaitu tentang ”Selamatkan Makhluk Hidup”. Nasionalis
Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengomunikasikan dan menyimpulkan. Communication 10 menit
Inti Di akhir kegiatan, guru bersama siswa mendiskusikan kembali pengamalan nilai Pancasila. Nasionalis
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Ketuhanan Yang Maha Esa” sebagai berikut.
1. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2. Toleransi, penghormatan kepada agama atau kepercayaan lain
3. Kerukunan antarumat beragama
Nilai-nilai yang terkandung dalam sila “Kemanusian yang adil dan beradab” sebagai berikut.
1. Persamaan derajat
2. Menghargai hak asasi manusia
3. Solidaritas setia kawan antarsesama manusia
4. Perdamaian
Siswa melanjutkan kegiatan dengan mengamati gambar dan mencocokkannya dengan nilai-nilai yang diminta. Guru memberi waktu sekitar 2 menit dan mendiskusikannya. Satu orang siswa bisa menyampaikan hasilnya dan guru dapat memberi penguatan. Communication
Siswa secara individu harus menemukan contoh pengamalan sila kesatu dan kedua dalam kehidupan sehari-hari dan penerapannya. Mandiri
Guru menerangkan daftar periksa yang akan digunakan dalam penilaian.
Tulisan siswa dinilai dengan daftar periksa yang terdapat di halaman penilaian.
Guru menyampaikan bahwa hasil karya seni rupa dari gerabah dibuat dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah patung Nusantara dari tanah liat. Patung-patung tersebut sangat diminati, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Communication
Siswa mengamati kerajinan patung tanah liat Nusantara dari Kasongan, Yogyakarta.
Siswa mendiskusikan pertanyaan yang terdapat dalam buku siswa. Guru berkeliling untuk memastikan bahwa semua siswa aktif.
Proses Pembuatan Patung Nusantara dari Tanah Liat
Pembuatan patung tanah liat dapat dilakukan dengan teknik cetak tekan maupun ukir. Untuk teknik cetak tekan dan ukir, sebaiknya menggunakan tanah liat plastis. Jangan menggunakan tanah yang terlalu lembek karena akan menyulitkan untuk memperoleh bentuk yang tepat, rapi, dan jelas.
Tanah liat yang terlalu lembek akan lengket pada cetakan gips sehingga sulit diangkat dari cetakan dan sulit untuk diukir.
Setelah mengamati berbagai patung Nusantara dari tanah liat, siswa membuat patung dari tanah liat yang disesuaikan dengan budaya daerah mereka masing-masing. Mandiri
Sebelum membuat patung, siswa ditugaskan memperhatikan hal-hal berikut.
Untuk membuat patung Nusantara, siswa dapat menggunakan tanah liat yang ditemukan di sekitar tempat tinggal mereka. Jika di sekitar siswa tidak terdapat tanah liat, siswa bisa membuat sendiri adonan dari tepung dengan langkah-langkah sebagai berikut.
Cara Membuat Adonan Platisin
Bahan-bahan:
• 2 cangkir terigu
• ½ cangkir garam
• 2 sendok makan minyak sayur
• 1 ½ cangkir air hangat
• Pewarna makanan Cara membuat:
1. Campurkan terigu, garam dan minyak sayur dalam wadah.
2. Masukkan air hangat secara bertahap hingga adonan menjadi liat, tidak lembek.
3. Gulung dan remas-remas adonan hingga bercampur dengan sempurna.
4. Bagi adonan menjadi beberapa bagian. Buatlah lubang di tengahnya dan teteskan pewarna makanan. Kemudian gulung-gulung adonan hingga warna tercampur warna.
Siswa mencoba membuat bentuk model dengan menggunakan bahan. Kegiatan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih agar terbiasa dengan bahan dan dengan kelenturan tangan.
Kegiatan siswa dicatat dengan menggunakan catatan anekdot.
Siswa melakukan perenungan dengan menjawab pertanyaan yang terdapat dalam Buku Siswa.
Guru dapat menambahkan pertanyaan perenungan berdasarkan panduan yang terdapat pada lampiran Buku Guru. 150 menit
Penutup Bersama-sama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari Integritas
Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi)
Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya tentang pembelajaran yang telah diikuti.
Melakukan penilaian hasil belajar
Menyanyikan lagu daerah “Anak Kambing Saya”
Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) Religius 15 menit
E. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN
Buku Pedoman Guru Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Buku Siswa Tema : Selamatkan Makhluk Hidup Kelas 6 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018).
Kertas HVS
Tanah liat/lilin malam/bahan untuk membuat plastisin (terigu, garam, air, minyak sayur)
Patung Nusantara (apabila ada)
Mengetahui
Kepala MIS TALLE - TALLE
RIDHWAN ,S.Pd.I,M.Pd
NIP. 197702052000031002 Topanda , 16 juli 2018
Guru Kelas VI
IKE YUNIARTY ,S.Pd
LAMPIRAN 1
F. MATERI
Mengidentifikasi sikap yang mencerminkan sila ke-1 dan ke-2 serta menyebutkan langkah perbaikan atas sikap yang belum mencerminkan sikap dari kedua sila.
Mendiskusikan patung nusantara, membuat adonan mainan, dan mencobanya untuk membuat bentuk patung.
G. METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Saintifik
Metode : Permainan/simulasi, diskusi, tanya jawab, penugasan dan ceramah
LAMPIRAN 2
H. PENILAIAN
Penilaian Sikap
No Nama Perubanan tingkah laku
Santun Peduli Tanggung Jawab
K C B SB K C B SB K C B SB
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Fery
2 Ramadanil
3 Saldi
4 Irwan Akbar
5 Ahmad
6 Luppi
7 Randi
8 Humrah
9 Nayla
10 Humrah
Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4
Penilaian
1. PPKn
Tulisan siswa dinilai dengan daftar periksa
2. SBdP
catatan Anekdot untuk mencatat proses pengerjaan patung (keterampilan, kemandirian, kreatifitas, kerapian, dan kedisiplinan dalam berkarya).
3. Catatan Anekdot untuk mencatat sikap (peduli)
(Contoh terlampir di lampiran pada Buku Guru)
Kerja Sama dengan Orang Tua
• Siswa diminta berdiskusi bersama orang tua bagaimana cara menerapkan sila kesatu dan kedua di lingkungan rumah.
• Siswa menyampaikan hasilnya kepada guru.
Sabtu, 12 Mei 2018
Sabtu, 21 April 2018
Manajemen mutu pendidikan
Dari uraian mengenai Mutu Pendidikan Islam melalui
Implementasi Manajemen
Mutu Terpadu (Total Quality Management) Penjaminan mutu (quality
assurance), maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
1.
Implementasi
Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management) adalah sebagai
berikut:
a.
Fokus
pada pelanggan (internal & Eksternal),
b.
Memiliki
obsesi tinggi terhadap kualitas,
c.
Menggunakan
pendekatan ilmiah dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah,
d.
Memiliki
komitmen jangka panjang,
e.
Membutuhkan
kerjasama tim (teamwork),
f.
Memperbaiki
proses secara kontinu,
g.
Menyelenggarakan
pendidikan dan pelatihan,
h.
Memberikan
kebebasan yang terkendali,
i.
Memiliki
kesatuan tujuan,
j.
Adanya
keterlibatan dan pemberdayaan karyawan.
2.
Impelementasi Penjaminan Mutu (Quality Assurance) adalah dengan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act).
Siklus ini mempunyai empat langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan rencana,
pemeriksaan hasil pelaksanaan rencana, dan tindakan korektif terhadap hasil
yang diperoleh.
3.
Penerapan
manajemen strategi di dalam penyelenggaraan sistem pendidikan memungkinkan
suatu organisasi penyelenggara pendidikan (termasuk di dalamnya sekolah dan
departemen pendidikan) untuk lebih proaktif daripada reaktif dalam membentuk
masa depan lembaga pendidikan di dunia global dewasa ini.
Demikian
dengan isi makalah yang kami sajikan, bila ada kesalahan dalam penulisan mohon
dimaklumi. Dengan segala kerendahan hati kami, kami sebagai pemakalah
mengharapkan kritik dan saran demi membangunnya makalah ini, baik dari Bapak
dosen maupun dari teman-teman sekalian.
Langganan:
Komentar (Atom)
Perkembangbiakan VegetattifBuatan
Perkembangan Vegetatif Buatan pada Tumbuhan Beserta Contohnya Perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cangkok adalah menumbuhkan akar tumbu...








